Wakil Gubernur NTT Menyetujui Usulan Perbaikan Jembatan Alorongga – Mbay – Aesesa

oleh
1.018 views
Josef Nae Soi mendalami proposal Dinas PU Kabupaten Nagekeo (Foto: Dok. Istimewa)

KUPANG.ONLINE – Kondisi jalan Kajulaki, Alorongga, Mbay, Kecamatan Aesesa, Nagekeo, memprihatinkan. Keadaannya kian rusak dan meresahkan pengguna jalan raya. Padahal jembatan ini berada di ibukota Nagekeo yang merupakan penghubung lintas utara, Mbay-Riung.

Seperti yang pernah dilaporkan RadarNTT.com, Selasa (31/07/2018), kondisi jalan rusak parah. Terdapat lubang terbilang besar yang dipagar tumpukan batu dan pasir. Untuk memperlancar lalu lintas kendaraan, permukaan jembatan yang rusak hanya ditutup oleh tiga lembar besi. Ketiadaan penerangan malam hari, jembatan ini menjadi momok yang sewaktu-waktu dapat mengancam jiwa pengendara yang melintas di atasnya.  Kondisi ini tak memungkinkan lagi untuk lalu lintas, akhirnya dibuat jalan darurat.

Menyadari akan posisinya yang sangat strategis, berada tepat di ruas jalan yang menghubungkan wilayah kabupaten Nagekeo dan kabupaten Ngada, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nagekeo berinisiatif untuk memperbaikinya dengan meminta dukungan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kepala Bidang SDA, Fransiskus Djogo, ST, MT, menemui wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, di gedung Sasando, Jumat (15/09/2018). Jose Nae Soi menerima usulan Dinas PU Nagekeo untuk mengambil langkah cepat memperbaiki jembatan Alorongga. Karena menurut Nae Soi, jembatan Alorongga masuk dalam domain Pemerintah Provinsi NTT.

Seperti dilaporkan oleh narasumber Kupang.Online, pemerintah provinsi NTT akan sesegera mungkin diturunkan anggaran tanggap darurat. Setelah tanggap darurat dikerjakan akan ditindaklanjuti dengan rehab lantai secara total. Wakil gubernur NTT langsung mengarahkan Fransiskus untuk berkoordinasi  dengan dinas terkait karena anggaran tanggap darurat sudah disiapkan.

Kondisi jembatan Alorongga, Aesesa, Nagekeo (Foto: Dok. Pribadi)

Fransiskus saat ditemui Kupang.Online mengharapkan masalah jembatan Alorongga segara diatasi sehingga transportasi  masyarakat di ruas jalan provinsi dapat berjalan normal. Ia melaporkan selama beberapa bulan ini jembatan Alorongga putus total. Lalu lintas transportasi melalui jalan darurat. Jalan darurat ini tidak akan dipakai kalau terjadi hujan dan banjir.

“Diharapkan jembatan ini segera berfungsi kembali sebelum hujan tiba.” Pintanya saat ditemui narasumber Kupang.Online, Kamis (15/09/2018). ***