Wagub Josef A. Nae Soi Menemui Menaker Hanif Dakkiri Bahas Soal Moratorium TKI dan BLK

oleh
720 views
Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi bertemu Menaker Hanif Dakkiri (Foto: Dok. Ist)

[KUPANG.ONLINE]   Gebrakan hari pertama Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef A. Nae Soi yang mengejutkan publik adalah moratorium pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal NTT dan tambang.

Hal ini diungkapkan Laiskodat sebelum perjalanan menuju kampung halamannya, Pulau Semau, dalam rangka syukuran pelantikan gubernur dan wakil gubernur, seperti dikutip dari Kompas.Com, Kamis (06/09/2018).

“Seluruh tambang dan TKI disetop, karena fokus kita ialah pertanian lahan kering dan pariwisata,” kata Viktor.

Ia menegaskan, NTT harus memiliki tenaga kerja yang terampil, namun bukan dikirim ke luar negara, melainkan bekerja di negeri sendiri.

“Saya akan pergi ke Malaysia untuk mengajak saudara-saudara kita yang bekerja sebagai buruh, kembali bangun NTT. Mereka kembali sebagai owner di tanah mereka sendiri,” tandasnya.

Membludaknya TKI asal NTT menjadi perhatian serius dalam kepemimpinan Viktor-Josef. Belum lagi, banyak kasus kematian yang dialami para TKI.

Keterpanggilannya untuk kasus ini dibuktikan dengan moratorium pengiriman TKI. Viktor sendiri pernah mengatakan bahwa ia tak tanggung-tanggung untuk mematahkan kaki pelaku perdagangan manusia (human trafficking).

“Kita akan kerja sama dengan Danrem Kupang dan Kapolda NTT. Yang mengirim TKI asal NTT ke luar dan menjadi budak, maka gubernur akan kasih uang untuk patahkan kakinya,” tegas Viktor seperti dikutip dari Kompas.Com, Minggu (10/09/2018).

Viktor-Josef tak beretorika belaka. Keseriusan ditunjukkan pula oleh Wakil Gubernur NTT yang menjemput tiga remaja dari Medan seperti dilansir KUPANG.ONLINE, Selasa (09/10/2018).

Viktor tak hanya mengancam patahkan kaki pelaku perdagangan orang, terbaru Viktor memberhentikan sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Bruno Kupok, dari jabatannya, dilansir Tribunnews.com, Senin (22/10/2018). Pemberhentian Bruno Kupok dari jabatan karena ia tak mengindahkan larangan pengiriman TKI keluar negeri.

Duet Viktor-Josef tak berhenti di situ. Perjuangan untuk memberlakukan moratorium pun dilakukan dengan bernegosiasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja. Seperti laporan yang diterima KUPANG.ONLINE, Wakil Gubernur NTT Josef A. Nae Soi langsung menemui Menteri Tenaga Kerja Muhamad Hanif Dhakiri di Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Pertemuan Nae Soi dengan Menaker adalah pertemuan dua sahabat lama. Mereka sama-sama  pernah duduk di Senayan. Wagub NTT dan rombongan diterima Menaker penuh keakraban. Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur membicarakan pula tentang Balai Latihan Kerja (BLK) guna mempersiapkan tenaga kerja yang profesional.

Menaker Hanif Dhakiri meminta Ditjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Ditjen Binapenta) untuk memprioritaskan TKI di NTT. Menurutnya, ini wajib hukumnya, apalagi Wagub NTT adalah seniornya di DPR RI.

Wakil Gubernur NTT didampingi Kepala Badan Penghubung Provinsi NTT di Jakarta, Bertho Lalo. ***