Setelah Ditolak ‘Inap’ di Bandara Mali, Trans Nusa Kembali Siap Melayani Masyarakat Alor

oleh
2.062 views
Pesawat Trans Nusa (Foto: Jakartaglobe.id)

KUPANG.ONLINE – Trans Nusa ditolak permintaannya untuk ‘menginapkan’ pesawatnya di Banda Mali, Alor, NTT. Setelah bernegosiasi dengan Pemerintah Kabupaten Alor, Trans Nusa kembali beroperasi setelah sekian bulan vakum. Tidak beroperasinya Trans Nusa menyebabkan harga tiket pesawat Kupang-Alor PP melambung tinggi karena penerbangan hanya dilayani oleh satu maskapai.

Pemerintah setempat merespon cepat masalah ini dan bernegosiasi dengan pihak manajemen Trans Nusa untuk membuka kembali rute penerbangan ke Nusa Kenari. Seperti dilansir pada halaman Facebook Humas Pemda Alor, Jumat(12/10/2010), Bupati Alor, Amon Djobo, mengadakan pertemuan terbatas dengan pihak Trans Nusa di ruang kerjanya.

“Nanti bulan ini sudah pasti terlayani jurusan Kupang – Alor, Alor – Kupang”, ungkap Djobo saat memberikan arahan.

Terkait dengan pemerintaan pihak Trans Nusa unutk melayani penerbangan sore hari dan mengistirahatkan pesawatnya di Alor, Bupati memerintahkan Dinas Perhubungan untuk memfasilitasi hal tersebut.

“Nanti dia punya jadwalnya, apakah bermalam di sini, teman – teman Perhubungan amankan” tegasnya.

Advisor Trans Nusa, Jufri Jojana, mengungkapkan bahwa Manajemen Trans Nusa telah menyepakati untuk membuka penerbangan ke Alor. Namun untuk sementara waktu, pihak Trans Nusa melanjutkan jadwal yang lama.

“Setelah saya diskusi dengan Manajemen Trans Nusa, mereka akhinya setuju untuk kembali membuka Alor, tapi untuk sementara mereka akan melanjutkan jadwal yang dulu Pak Bupati, tapi lebih baiklah, dari pada tidak toh,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Jojana meminta agar Pemerintah Kabupaten Alor membuka diri terhadap investor dan memberikan kemudahan sehingga mereka mau untuk membantu pembangunan di Alor.

“Saya berharap kedepannya kalau Alor mau maju kita ga boleh menghalang – halangi hal seperti ini. Kita yang harus menyesuaikan maunya investor apa. Soalnya investor kan banyak pilihan, ga hanya invest di Alor”, ungkapnya merespon adanya surat penolakan dari Kepala Bandara Mali Alor, yang diterbitkan awal tahun 2018 silam terkait permintaan Trans Nusa yang meminta untuk ‘menginapkan’ pesawatnya di Bandara Mali pada malam hari dan baru terbang paginya seperti dilansir Humas Pemkab Alor, Jumat (12/20/2018).

Trans Nusa akan kembali melayani masyarakat Alor mulai tanggal 28 Oktober 2018, 1 kali setiap hari, yakni jam 11.30 untuk tujuan Kupang – Alor, dan 13.30 untuk tujuan Alor – Kupang. ***