Perempuan Kampung Diantara Para Bintang Linda Boleng Mengajak Perempuan Tidak Boleh Steril dari Politik

oleh
1.298 views
Anna Marlinda M.B atau biasa disapa Linda Boleng (Foto: Facebook.com/Linda.Boleng)

KUPANG.ONLINE – Boawae baru kehilangan putra terbaiknya, Cyrilus Bau Engo, yang telah kembali keharibaan Ilahi.  Ia adalah politisi, pakar koperasi, pemerhati dan penulis Budaya Nagekeo.

Kabut duka yang belum sirna dari kaki Ebulobo, Kupang.Online mewawancarai ANNA MARLINDA M.B. atau biasa disapa Linda Boleng, politisi berdarah Ende yang dipersunting putra Boawae, John Boleng, di kediamannya, Senin (01/10/2018).

Tak terlalu sulit dan kakuh untuk berbincang dengan  lulusan Antropologi Universitas Gadjah Mada ini.  Linda adalah pribadi yang ramah, supel dan mudah bersahabat dengan semua orang.

Kupang.Online mewawancarainya karena dengan satu alasan. Ia adalah salah satu srikandi yang tengah merintis jalan menuju Senayan. Tak banyak bahkan tidak ada wanita ‘kampung’ yang mau merebut kursi di Senayan. Linda Boleng adalah salah satunya – mungkin juga satu-satunya.

Dalam dunia politik, Linda bukanlah pendatang baru. Ia telah lama berkecimpung di dunia politik sejak 1998. Pada waktu itu ia menduduki posisi atau jabatan sebagai wakil sekretaris DPC PDIP Ngada. Dalam cataan sejarah PDIP Ngada, Linda menjadi  salah satu pendiri PDIP di Ngada.

Sejak terlibat dalam politik praktis di Ngada dan Nagekeo, Linda telah malang melintang di berbagai partai politik tapi hatinya tetap jatuh cinta pada PDIP. Pendidikan dan kemampuan public speaking merupakan modal utama Linda untuk terjun di panggung politik. Beberapa partai politik pernah menawarkan Linda untuk bergabung dengan syarat sangat luwes. Ia boleh mencalonkan diri di tingkat mana saja. Dan, tawaran terakhir datang dari PDIP. Sama seperti partai lain, Linda bebas memilih caleg pada tingkat mana saja. Akhirnya, Linda menerima pinangan PDIP dan memutuskan sebagai  calon anggota DPR RI dari Dapil I NTT.

Perjalanan politik Linda dalam gelanggang Pemilu 2019 baru dimulai. Derap langkah politik berikutnya kian berat . Dirinya bukanlah siapa-siapa. Linda hanya seorang ibu yang memilih berwiraswata bersama suami. Karena sikap politiknya, suka atau tidak suka, ia harus bertarung dengan kandidat lain yang boleh dibilang berasal dari kelompok yang bertaburan bintang.

Anna Marlinda M.B., caleg DPR RI No. Urut 5 PDIP dari Dapil NTT 1 (Foto: Facebook.com/Linda.Boleng)

Saat mewawancarainya, Kupang.Online sempat bertanya, “Mengapa Anda memilih caleg DPR RI? Bukannya calon anggota legislatif DPRD Provinsi NTT atau DPRD Nagekeo?” Linda   memberikan alasan yang tegas, “Saya memilih ke DPR RI dengan alasan untuk memenangkan PDIP di NTT dan di Indonesia umumnya.”