Mengaku Bahagia Bekerja di Hongkong dan Merasa Luar Biasa Saat Dikunjungi Wagub NTT

oleh
359 views
Antonia dan Apin, TKW asal NTT di Hongkong (Foto: Snapshoot Video)

[KUPANG.ONLINE] Antonia Kamisa adalah seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang memilih Hongkong sebagai tempat mengaso hidup. Wanita single berasal dari  Oenlasi, Timor Tengah Selatan ini meninggalkan bumi Timor sejak 1998 silam. Ia berangkat  ke Hongkong, dari Kupang via Surabaya.

Antonia mengaku bahagia bekerja di sana. Harapan dan keinginannya tercapai karena ada kemauan di dalam dirinya. Dalam  video yang dikirim ke KUPANG.ONLINE, Antonia menuturkan  pengalaman pertama saat bekerja di Hongkong. Ia hanya diberi gaji standar. Masa kontrak pertama habis, Antonia berpindah ke majikan lain dan oleh majikan baru ia diberi gaji full selama 6 tahun. Masa kontraknya habis, ia pindah lagi ke majikan yang lain. Saat ini ia bekerja dengan majikan yang kelima.

Baginya pengalaman di Hongkong sangat luar biasa. Ia rasa  memiliki semua. Hari libur, gaji penuh, juga majikan yang baik.

Sisi lain, Antonia merasa semangat dan betah karena ia merasa tak hidup sendirian di sana. Di sana ada pula komunitas Flobamora. Komunitas itulah yang membuat dirinya semakin berkembang. Komunitas tersebut menjadi ruang perjumpaan dirinya dengan teman-teman seasal. Setiap kali berkumpul dengan anggota komunitas, hatinya bahagia seperti bertemu dengan  keluarga sendiri. Di komunitas itulah, mereka  berbagi rasa dan saling medoakan satu sama lain.

Antonia mengaku bekerja di Hongkong hanya dua tahun saja. Rencana itu berubah sejalan dengan suasana dan pengalaman yang dialaminya. Selepas kontrak yang pertama, keinginan untuk bekerja lagi begitu tinggi karena statusnya masih single. Ia bertekad untuk menggunakan kesempatan sebaik mungkin untuk mencari uang sekaligus belajar mandiri agar kelak tidak menggantungkan hidup pada orang lain.  Ia bersyukur dengan kesempatan yang dimiliki hingga saat ini, ia  bisa berbuat sesuatu bagi orang tua dan adik-adiknya.

Ketika ditanya pewawancara soal hal yang dirasakannya selama di Hongkong, Antoni tak menampik bahwa dua sisi kehidupan itu selalu ada. Suka dan duka kehidupan. Tapi Antonia memiliki tips untuk mempertahankan eksistensinya di sana. Kuncinya adalah bersikap sabar.

“Orang sukses itu tidak gampang.”

Karena itu, Antonia menghimbau  kepada siapapun yang mau bekerja di Hongkong, yakni harus bersikap jujur, rajin dan terbuka. Apapun kesulitan harus terbuka karena Tuhan akan membukakan jalan begitupun majikan.

Antonia mengaku kesulitan berbahasa pada saat masuk Hongkong. Selain itu ia menemukan majikan yang baik, tapi 3-4 bulan berikut wujud aslinya keluar. Ia bersyukur karena selalu mendekatkan diri dengan Tuhan sehingga ia mampu melewati semua cobaan.

“Jika kita mengandalkan Tuhan kita pasti mengalami kebahagiaan dan merasakan kasih Tuhan lewat sesama.”

Wagub NTT Josef A. Nae Soi menghadiri undangan Temu Kasih dan Natal Bersama Komunitas Flobamora di Hongkong (Foto: Dok. Ist)

Sementara Nelci atau biasa disapa Apin menjadi TKW di Hongkong sejak  September 2007. Ia memiliki majikan sangat baik. Ia bekerja di majikan pertama hanya 2 tahun – sesuai masa kontrak. Dan, ia sudah bekerja dengan beberapa orang majikan. Saat ini ia bekerja dengan majikan keempat dan sudah masuk masa kontrak tahun ketujuh.  Tugasnya hanya menjaga rumah yang besar seorang diri.

Dalam video yang dikirim oleh kontributor KUPANG.ONLINE, Apin membagi pengalamannya di Hongkong.

“Beda dengan negara lain, hukum dan peraturan sangat ketat sekali. Di sini, yang salah tetap salah, yang benar diperjuangkan. “

Hongkong, tempat yang nyaman untuk bekerja. Banyak TKW asal NTT yang bekerja bertahun-tahun. Ada yang bekerja sampai 30 tahun  karena memiliki majikan yang baik.  Mereka juga  diberi waktu libur sekali seminggu. Umumnya, mereka memilih libur  pada hari minggu karena harus ke gereja. Ada pula majikan minta libur pada hari biasa.

Keunggulan lain bekerja di Hongkong, Apin mengatakan TKW bisa ikut berbagai jenis kursus seperti  gitar, piano, make up dan segala macam.

“Yang paling penting di sini bisa lanjut kuliah”, ujar mahasiswi Sastra Inggris, semester ketujuh, Universitas Terbuka dari Indonesia ini.

Baik Antonia maupun Apin memiliki pengalaman serupa. Mereka bahagia dan senang karena berada di tengah-tenah orang baik (Red, majikan yang baik). Terkait dengan kedatangan Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi di Hongkong atas undangan Komunitas Flobamorata dalam rangka Temu Kasih dan Natal Bersama (Minggu, 27/01/2019), Antonia tidak dapat menyembunyikan rasa haru-bahagianya.

“Jujur 20 tahun di Hongkong, ini tahun ke-21, baru dapat kunjungan Wagub NTT. Kami merasa luar biasa dan merasa sangat  diberkati. Tentu saja kehadirannya memberikan kami semangat agar kami tetap mengjaga nama baik NTT. Kami bersyukur bapak sudah mengunjungi kami.“ ***