Menepis Pesismisme Tentang Hasil Tes CAT, Begini Penjelasan Wagub Josef A. Nae Soi

oleh
1.098 views
Wakil Gubernur Drs. Josef A. Nae Soi, MM saat memantau pelaksanaan Uji Kompetensi berbasis CAT bagi Pejabat Administrator dan Pengawas Lingkup Pemprov NTT di Politeknik Kupang (Foto: Dok. Ist)

[KUPANG.ONLINE] Ketika wacana tes CAT dihembuskan, keraguan pun mencuat akan hasil tes tersebut. Sebagian berprasangka tes tersebut hanyalah formalitas yang pada akhirnya aspek politislah yang paling menentukan mutasi atau rotasi pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sekolompok masyarakat tersebut pesimis dan berpandapangan tes tersebut sekedar gagah-gagahan yang dicanangkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernus NTT. Mereka kemudian menyimpulkan bahwa pada akhirnya hasil tes tersebut mubazir atau tidak digunakan.

Pesimisme sekelompok masyarakat tak membuat   Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef A. Nae Soi ragu-ragu dalam menetapkan kebijakan tersebut. Wakil Gubernus NTT, Josef A. Nae Soi,  berpendapat bahwa tes CAT membuktikan keseriusan Gubernur Viktor Laiskodat dan dirinya untuk menegakan reformasi birokrasi yang sejati telah didengungkan sejak belasan tahun lalu. Pula dengan Uji Kompetensi berbasi CAT ini  menunjukkan arah atau langkah mereka sesuai dengan amanah Undang-undang ASN.

“Ini merupakan penjabaran dari amanat regulasi Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mewajibkan manajemen Aparatur Sipil Negara harus berbasis Merit Sistem” kata Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef Adreanus Nae Soi, MM.

Hal ini disampaikan Nae Soi  dalam arahan pembukaan tes CAT yang diputarkan secara offline pada setiap sesi test.

Lebih lanjut,  ia menegaskan bahwa merit sistem memuat  aspek kompetensi yang harus diperhatikan dalam rangka pembinaan pegawai yang berkualitas berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpa diskriminasi latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, ataupun kondisi kecacatan.

“Merit  Sistem secara sederhana menunjuk pada orang terbaik (the best person) yang dipilih untuk mengisi jabatan-jabatan tertentu”, tandasnya.

Pantauan KUPANG ONLINE, Wagub Nae Soi sempat memantau secara langsung pelaksanaan tes CAT pada sesi terakhir hari pertama (Jumat, 4/01/2018) yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Politeknik Negeri Kupang.

Peserta Uji Kompetensi CAT hari pertama  ini terdiri-dari para pejabat Administrator (Eselon III) sebanyak 183 orang yang terbagi ke dalam dua sesi test. Sesi pertama berjumlah 92 orang mengikuti test pada pagi hari ( 08.00 – 12.00 WITA) dan sesi kedua di sore hari ( 13.00 – 17.00 WITA).

Dari pantauan di tempat tes, pelaksanaan tes berjalan normal. Semua perangkat pendukung seperti komputer dan jaringan internet berjalan  normal. Kendala teknis  justru datang dari beberapa peserta yang  memiliki kemampuan   mengoperasikan komputer yang terbatas (computer skills), selebihnya  kendala kesehatan seperti  kemampuan penglihatan  sehingga cukup sulit membacara huruf-huruf yang tampak pada layar komputer. Namun, kendala-kendala tersebut teratasi karena para petugas  selalu sigap  untuk membantu peserta yang memiliki kendala tersebut secara proporsional. ***