, , , , ,

Komunitas Jurnalis Katolik NTT Dibentuk, Frans Maksi Ketua Perdana

oleh -166 views
Pengurus Jurnalis Katolik NTT Periode 2020-2021, ; Ketua Fransiskus Maksi, Wakil Ketua Frids Wawo Lado, Sekretaris Patris Kami, dan Bendahara Sinta Tapobali.

KUPANG, suluhdesa.com – Komunitas Jurnalis Katolik (KJK) resmi didirikan di Provinsi Nusa Tenggara Timur atas inisiatif sejumlah wartawan Katolik yang terpanggil untuk ikut memberikan kontribusi dalam pengembangan iman, amal dan tanggung jawab moral kepada Gereja sejagat.

Drs. Fransiskus Maksi, sebagai  pencetus komunitas ini, akhirnya terpilih sebagai Ketua untuk pertama kalinya dalam sebuah rapat perdana pembentukan kepengurusan di Cafe Orange Kupang, Selasa (27/01/2020) pukul 18.00 wita.

Hadir dalam rapat perdana pembentukan kepengurusan Komunitas Jurnalis Katolik ini, para inisiator yang terdiri dari, Fransiskus Maksi, Agus Bole Baja, Patris Kami, Sinta Tapobali, Maksi Marho, Kristin Tallo, Frids W. Lado, Mathildis Din, dan Wanster BuU.

Dalam pengantar pembukaan rapat, Frans Maksi yang juga bertindak sebagai pemimpin rapat, menjelaskan bahwa Komunitas Jurnalis Katolik hadir bukan merupakan sebuah organisasi masyarakat, atau organisasi yang berafiliasi pada kepentingan tertentu, tapi Komunitas Jurnalis Katolik  merupakan sebuah perhimpunan profesi wartawan yang bekerja pada perusahaan media, yang terdiri dari para jurnalis Katolik.

“Komunitas ini dibentuk bukan untuk kepentingan dan golongan tertentu, dan tidak berafiliasi dengan pihak mana pun. Komunitas ini merupakan wadah untuk menghimpun para jurnalis katolik yang memiliki tanggung jawab moral yang sama kepada masyarakat, gereja, bangsa dan negara, melalui karya-karya jurnalis,” ungkap Maksi.

Susunan kepengurusan lengkap Komunitas Jurnalis Katolik yang terbentuk adalah; Ketua Fransiskus Maksi, Wakil Ketua Frids Wawo Lado, Sekretaris Patris Kami, dan Bendahara Sinta Tapobali.

Atas kesepakatan para inisiator yang hadir, menugaskan kepada pengurus terpilih untuk menyusun dan melengkapi komunitas ini dengan seksi-seksi  para pembina dan penasehat untuk melancarkan program kerja. (christintallo/red.)