Kecepatan Angin di Kota Kupang Meningkat, BMKG Minta Masyarakat NTT Tetap Waspada

oleh
764 views
Citra Satelit (Foto: Bkmg.go.id)

KUPANG.ONLINE – Perubahan alam cukup drastis siang ini, Minggu (30/09/2018). Kota Kupang tiba-tiba dilanda angin kencang yang menyebabkan debu beterbangan. Merespon fenomena alam ini, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Klas II Eltari Kupang langsung menyebarkan luaskan himbauan kepada seluruh masyarakat melalui edaran yang dikirim secara berantai.

Menurut BMKG,  hasil pantauan citra satelit dan pola angin, terpantau adanya daerah bertekanan tinggi di Australia (1030 hPa) dan tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah sebelah barat Sumatera (1006 hPA).

Hal ini berpotensi, pertama, interaksi anatara kedua tekanan terebut melewati wilayah NTT terutama di Pulau Timor, Rote, Sabu dan sebagian Sumba dan sebagian lagi Alor.

Kedua, potensi gelombang ≥ 2,0 meter di Laut Sawu, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan Pulau Sumba, perairan selatan Kupang, Pulau Rote, Laut Timor selatan NTT, dan Samudera Hindia selatan NTT.

Kondisi cuaca ini dari pantauan citra satelit ini dan potensi terhadap perubahan kecepatan angin dan tingginya gelombang laut, BKMG meningatkan masyarakat NTT untuk tetap waspada. Potensi alam yang disebutkan di atas dapat menyebabkan robohnya atau tumbangnya papan reklame, baliho, pohon dan atap rumah yang ambruk. Pengguna transportasi laut dihimbau untuk mewaspadai ketinggian gelombang di wilayah perairan yang telah disebutkan di atas.

Meskipun kecepatan angin berkurang sore hari ini, BMKG tetap memprediksi kondisi alam ini akan berlangsung 1-2 hari kedepan. ***