Idealisme Menjadi Modal Tim Cricket SMAS Caritas Maumere Berprestasi Tingkat Porprov NTT

oleh
491 views
Tim Cricket Kabupaten Sikka (Foto: Dok. Istimewa)

KUPANG.ONLINE – Cricket adalah salah satu cabang olahraga yang baru di Nusa Tenggara Timur dan kalah jauh popular dari sepakbola. Namun belakangan, cricket semakin diminati oleh kalangan generasi muda. Melihat animo masyarakat olahraga semakin tinggi, olahraga ini pun dipertandingkan dalam berbagai event olahraga tingkat daerah. Seperti yang terjadi saat ini, cabang cricket diikut dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTT 2018.

Bedasarkan catatan Kupang.online, tujuh kabupaten se-provinsi NTT diantaranya kabupaten Kupang, Ende, Belu, Sikka, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Kota Kupang mengirimkan utusannya pada Porprov NTT. Kabupaten Sikka diwakili oleh tim Cricket SMAS Katolik Caritas Maumere.

Saat ditemui Kupang.Online, Natalius Yosep Dona, pendamping tim Cricket Sikka menyampaikan SMA Swasta Caritas dipilih untuk mewakili kabupaten Sikka. Keikutsertaan tim Cricket SMA Caritas pada kejuaraan daerah ini untuk yang kedua kalinya. Tahun lalu mereka mengikuti Kejurda di Kota Kupang. Pada waktu itu mereka meraih juara satu.

Keikutsertaan mereka dalam Kejurda ini didukung oleh sekolah dan simpatisan seperti kerabat dan kenalan. Mereka menggalang dana dengan membuat rantangan. Sayangnya, dana yang terkumpul tak mencukupi untuk membiaya mereka selama berada di Kota Kupang. Mereka bersyukur pihak sekolah selalu mengirimkan dana untuk memenuhi kebutuhan harian tim.

Olahraga cricket masuk SMAS Katolik Caritas diperkenalkan oleh Ambrosius Moa, guru olahraga, pada tahun 2017. Diwawancarai Kupang.Online, Dona mengatakan permainan cricket menyenangkan, sangat menantang serta seru. Olahraga ini menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Dona menambahkan kendala yang mereka hadapi adalah keterbatasan fasilitas. Peralatan cricket seperti bola dan bad harus dipesan dari Australia. Untuk latihan, mereka menggunakan perlatan seadanya. Untuk alat pukul menggunakan kayu yang dirancang dan dijual di Indonesia sedangkan bola menggunakan bola casti. Mereka tetap bangga meskipun didera keterbatasan.

Pada Kejurda kali ini, nomor yang dilombakan adalah nomor six, eight, twenty, balling dan betting. Tim cricket Sikka mengikuti untuk semua nomor yang dipertandingkan. Dari semua nomor yang dipertandingkan tim cricket Sikka meraih juara I (nomor betting), Juara II (nomor eight), Juara III (nomor six, balling, twenty dan balling). Sedangkan secara umum, Sikka meraih juara II setelah di final ditundukan oleh tim cricket Kota Kupang.

Dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional yang akan datang, Sikka menyumbang tiga putra terbaiknya masuk dalam tim cricket provinsi NTT yang akan mengikuti Kerjunas di Kalimantan Timur. Mereka adalah Anselmus Kia Ola, Febrianus Elwanto Iri, dan Herman Suprianus Pitu.

Saat ditemui Kupang.Online, Jumat (13/09/2018), Dona mengakui minimnya dukungan KONI dan pemerintah setempat. Mereka bersyukur ditalangi oleh pihak sekolah dan para donatur yang memberikan sumbangan secara sukarela.  Ia berharap kedepan ada pihak atau perorangan yang siap mendukung kami untuk membesarkan cricket di tana nian Sikka.***