Fakultas Psikologi Unair Surabaya Didukung Australia Awards Indonesia Selenggarakan Training Manajemen Autisme di Kupang

oleh
345 views
Kepala Bidang PKLK Dinas Pendidikan Provinsi NTT membuka kegiatan Pelatihan Menajemen Autisme kerjasama Unair dan Australia Awards di Aula Flobamora (Foto: Dok. Ist)

[KUPANG.ONLINE] – Apakah itu autisme? Apa gejala autisme? Barangkali dua dari sejumlah pertanyaan yang kerap kita hadapi. Pertanyaan yang terkesan sederhana namun barangkali tak semua orang mampu menjawabnya.

Pertanyaan-pertanyaan di atas menjadi dasar pijak Tim Kajian Autisme Divisi Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental Universitas Airlangga Surabaya yang dimotori Margaretha, S. Spsi, P.G. Dip.Psych., M.Sc bekerja sama dengan Australia Awards Indonesia berinisiatif menyelenggarakan Training Manajemen Austisme Bagi Guru, Terapis dan Tenaga Kesehatan di Provinsi NTT.

Training Manajemen Austisme merupakan kegiatan pengabdian masyarakat Tim Kajian Austisme Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menyebarluaskan Aplikasi Media Komunikasi Visual Anak (MIKA) yang didukung penuh oleh Australia Awards Indonesia.

Kegiatan ini bertempat di Aula Flobamora Dinas Pendidikan Provinsi NTT dan akan berlangsung selama dua hari, Senin – Selasa (19-20 November 2018). Acara tersebut dibuka oleh Kepala Bidang PKLK, Adelino da Cruz Soares, A.KS, M.PS, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT.

Pada kesempatan tersebut Soares mengapresiasi kepada Universitas Airlangga melalui Margaretha, dkk yang memberikan kontribusi nyata bagi dunia autisme di NTT. Maka ia berharap kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut secara penuh dan menggunakan kesempatan tersebut sebaik mungkin.

Margaretha, narasumber Training Manajemen Autisme (Foto: Dok. Ist)

Sesuai agenda yang diterima KUPANG.ONLINE, kegiatan tersebut berlansung selama dua hari. Hari pertama, pemaparan materi identifikasi dan intervensi dini anak dengan autisme. Sedangkan hari kedua diisi dengan materi penggunaan MIKA untuk mengembangkan ketrampilan komunikasi sosial anak dengan autisme dan kendala komunikasi.

Setelah pertemuan Training Manajemen Autisme, kegiatan akan dilanjutkan satu kali lagi dan diperkirakan di awal tahun 2019. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pendidik dan terapis anak dengan autisme agar dapat mendukung pengembangan kemampuan komunikasi sosial dan pengelolaan perilaku anak.

Pelatihan ini diikuti sejumlah 30 orang yang berasal unsur guru sekolah inklusi, terapis anak berkebutuhan khusus austis, serta enaga kesehatan yang bekerja dengan anak dengan austime. Tujuan kegiatan ini memang ditujukan sebagai training of trainers sehingga memperioritaskan bagi calon peserta yang memiliki semangat belajar dan berbagai dengan komunitasnya.
Pemateri pada kegiatan tersebut adalah Margaretha dari Fakultas Psikologi Unair Surabaya dan Sri Retno Yuliani”.

“Pembelajar yang terus belajar akan bertambah ilmunya, “ujar Margaretha, alumni Autralia Awards Scholarships (AAS) ini, di awal presentasinya.  ***