Di sana kursi tersusun rapih kurang lebih untuk 500 orang. Lalu saya mengintip Kapela Kamboja yang pintunya tertutup. Di sana saya menemukan Altar dengan tikar terbentang manis rapih. Saya lalu kembali ke hotel. Tepat jam 3.30 pm saya berangkat menuju Gereja yang tepatnya adalah kapela itu. Saya terhenyak, ternyata umat semua bersila di lantai di atas tikar-tikar itu.