Beredar Berita Kebocoran Soal Tes CPNS, Begini Tanggapan Admin SSCN Provinsi NTT

oleh
1.925 views
Panitia melakukan pemeriksaan peserta CPNS sebelum memasuki ruang tes (Foto: Dok. Pribadi)

[KUPANG.ONLINE] Terobosan besar dalam seleksi penerimaan CPNS saat ini adanya pemberlakuan sistem Computer Assisted Test (CAT). Langkah besar ini meninggalkan model tes konvensional yang berbasis kertas pensil atau Lembar Jawaban Komputer (LJK). Dalam banyak aspek, sistem CAT lebih unggul baik dari segi waktu, energi dan biaya. Dan, yang paling penting adalah jaminan rahasia soal dan kunci jawaban.

Namun, sebuah media online Tribunnews, Minggu (04/11/2018) melansir berita tentang kebocoran soal CPNS, entah dimana kejadian perkaranya. Kebocoran ini diduga dilakukan oleh para pelamar yang telah melakukan tes. Sebanyak 13 soal Tes Wawancara Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU). Para pelamar CPNS 2018 saling membagi soal-soal tersebut di akun instagram.

Untuk memastikan apakah kebocoran itu dapat terjadi dalam tes penerimaan CPNS tahun ini, KUPANG.ONLINE berhasil mewawancarai Admin SSCN Provinsi NTT, Oktavianus Facun Baur, ST, Senin (05/11/2018), sebagai pihak yang kompeten dan paham dengan kerja sistem CAT.

Baur mengungkapkan kebocoran soal tidak dapat terjadi karena prosedur dan pengawasan tes CPNS sangat ketat. Kepanitian melibatkan Tim Pelaksanaan CAT BKN dan Panitia Seleksi Instansi. Dimana kedua-duanya memiliki fungsi dan tanggungjawab masing-masing serta saling berkoordinasi demi terselenggaraannya tes CPNS.

Tim CAT BKN bertanggungjawab terhadap setting dan konektivitas server dengan client, menyalakan server dan akses pemberiaan PIN, juga melakukan pemeriksaan fisik/wajah sesuai dengan kartu identitas.

Sementara itu Panitia Seleksi Instansi bertanggungjawab perihal administrasi umum seperti mempersiapkan proses registrasi, memverifikasi kesesuaian data peserta, serta melakukan tugas-tugas non teknis yang diatur dalam tata tertib tes CPNS.

“Secara teknis server dan soal sudah diamankan, disegel dan dijaga pihak keamanan, “ terang Baur kepada KUPANG.ONLINE.

Ia tidak menampik tentang kebocaran soal, tapi itu dilakukan oleh peserta yang sudah mengikuti ujian dan berbicara dari mulut ke mulut.

“Soal tes CPNS sebanyak 50.000 soal dan itu sangat sulit dijebol karena dikawal dengan sangat ketat. Soal yang bocor itu dari peserta yang telah ujian lalu cerita kepada peserta yg lain.”

Dari sisi pengawasan sangat ketat. Selain server disegel dan dijaga, ruang server dan ruang tes dilengkapi dengan CCTV.

“Ada CCTV di ruang server dan ruang ujian, “ tambah Baur.***

Ia menambahkan Pelaksanaan tes CPNS Provinsi NTT beberapa hari ini tak ada masalah apalagi sampai terjadi kebocoran soal seperti yang diberitakan di Tribunnews.