3 Hal Utama Wajib Diketahui Peserta Sebelum Masuk Ruang Tes CPNS

oleh
2.075 views
Peserta tes CPNS Pemerintah Provinsi NTT sesaat sebelum masuk ruang tes (Foto: Dok. Pribadi)

[KUPANG.ONLINE] Banyak pelamar yang mengabaikan tata tertib pada saat mengikuti tes CPNS. Mereka beranggapan yang terpenting sudah memenuhi syarat seleksi administrasi. Padahal tata tertib merupakan hal yang wajib diketahui pelamar. Ketidaktahuan pelamar tentang tata tertib dapat menghambat jalannya menuju ruang tes. Bahkan ada pelamar yang gagal hanya karena tidak menyimak tata tertib dengan baik.

Hari ini, Jumat (02/11/2018), tes penerimaan CPNS Lingkup Pemerintah Provinsi digelar di SKO dan Politeknik Undana Kupang. KUPANG.ONLINE kebetulan berada di lokasi tes menemukan fakta beberapa pelamar tidak bisa mengikuti tes hanya karena terlambat.

Karena alasan di atas, KUPANG.ONLINE berkewajiban untuk menyebarluaskan informasi perihal tata tertib bagi pelamar CPNS yang belum mengikuti tes sebelum mereka jatuh atau gagal oleh karena kesalahan sendiri. Tata tertib ini sebagaimana ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Nasional yang termuat dalam Buku Pedoman Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018 dengan Sistem CAT.

Pelaksanaan Tata tertib peserta 

  1. Peserta hadir paling lambat 60 (enam puluh) menit sebelum SKD atau SKB dimulai.
  2. Peserta harus melakukan registrasi sebelum SKD atau SKB dimulai.
  3. Peserta wajib mengisi daftar hadir yang telah disiapkan oleh panitia.
  4. Peserta wajib dan hanya diperbolehkan membawa KTP dan kartu peserta tes untuk ditunjukkan kepada Panitia. Apabila dalam keadaan yang mendesak, maka peserta dapat menunjukkan Kartu Keluarga atau surat keterangan pengganti identitas yang telah disahkan oleh pejabat berwenang.
  5. Peserta harus sesuai dengan foto yang ada di kartu peserta.
  6. Peserta menggunakan pakaian rapih, sopan dan bersepatu (kaos, celana jeans dan sandal tidak diperkenankan).
  7. Peserta duduk pada tempat yang telah ditentukan.
  8. Peserta yang terlambat tidak diperkenankan masuk untuk mengikuti seleksi (dianggap gugur).
  9. Peserta di dalam ruang tes dilarang membawa buku – buku dan catatan lainnya; kalkulator, telepon; genggam (HP), kamera dalam bentuk apapun, jam tangan, ; makanan dan minuman; senjata api/tajam atau sejenisnya.
  10. Peserta dilarang 1) bertanya/berbicara dengan sesama peserta tes; 2) menerima/memberikan sesuatu dari/kepada peserta lain tanpa seijin panitia selama ujian; 3) keluar ruangan, kecuali memperoleh ijin dari panitia; 4) merokok dalam ruangan tes.
  11. Peserta dilarang menggunakan komputer selain untuk aplikasi CAT.
  12. Peserta yang telah selesai ujian dapat meninggalkan tempat ujian secara tertib.

Sanksi

  • Pelanggar tata tertib huruf (i) dikenakan sanksi dikeluarkan dari ruangan dan peserta dinyatakan gugur.
  • Sanksi yang diberikan bagi pelanggar tata tertib huruf (j) berupa teguran lisan oleh panitia sampai dibatalkan sebagai peserta tes.

Lain-lain

Hal – hal lain yang belum tercantum dalam tata tertib ini akan diatur kemudian dan merupakan tata tertib tambahan yang langsung disahkan.

Tata tertib diatas tampak sepele tapi berakibat fatal bagi pelamar. Ujian hari ini membuktikan tak sedikit pelamar yang melakukan kesalahan yang sebenarnya tak perlu terjadi. Selain itu, beban kerja panitia tidak bertambah hanya mengatur hal-hal yang sepele serta waktu sebelum pelaksanaan tes lebih efektif.***